Sistem visa elektronik (e-visa) untuk keperluan haji dan umroh segera diberlakukan oleh pemerintah Arab Saudi. Sebagai tahap awal sistem e-visa hanya diperuntukan untuk para jamaah umroh dan haji.

Sistem e-visa akan berlaku untuk semua orang. Seperti dilansir dari www.techlist.pk, Senin (13/3), sistem tersebut diyakini akan berguna bagi otoritas Saudi untuk memungkinkan melihat potensi haji dan umroh dalam permohonan visa daring (online).

Kerajaan Arab Saudi akan segera menerapkan sistem elektronik dalam pelayanan izin umroh. Sistem ini akan mengurangi waktu pemrosesan untuk beberapa jam. Keterlibatan teknologi membuat proses visa menjadi semakin cepat dan efisien. Sistem ini akan difungsikan dengan banyak peraturan dan para jamaah harus mengikutinya.

Perusahaan travel haji dan umroh Saudi akan menghubungi agen mengajukan permohonan visa para jamaah. Bantuan akan dilakukan oleh agen, dan agen akan menerima uang dari pemohon dan mengirimkannya ke perusahaan melalui transfer bank. Nomor elektronik (e-number) akan dikeluarkan oleh perusahaan travel setiap negara dan bekerja sama dengan perusahaan Saudi. Visa akan dikeluarkan oleh Saudi lewat verifikasi e-number.

Sistem ini membuat lebih mudah bagi para pemohon ntuk menerima visa. Dalam waktu dekat, visa kunjungan visa dan bisnis juga akan digitalisasi.